NO AUDIO 
Ceritanya apa Nar?
Entah.       Saya juga baru saja datang.
Nampaknya cerita lama ya?
Ceritanya barangkali "Pandu jadi raja" Dik.       Barangkali lho.         Saya belum jelas ini.

O ya pantas Pak.       Itu kan bentuknya Pandu masih muda.      Iya to Pak?       Saya kok pangling.
Kalau Pak Cerma yang memainkan wayang, maka cerita kuno-kuno yang ke luar biasanya.       Sebab kesenangan dalang tua begitu.
Kalau hanya Kurawa dengan Pendawa, bosan.        Kan begitu Pak?

Iya.        Beda dengan anak muda sekarang ini.        Kalau Gatutkaca tidak ke luar, tidak puas, katanya.
Soalnya lainnya belum apal Pak.        Seandainya sudah apal, ya senang tentunya.
Yang datang itu, yang paling barat itu, siapa Pak?        Apakah patihnya?

Bukan.        Tamu dari negara seberang.       Ini nanti, akan merebut negara Ngastina, jadi ramai.
Nagara Ngastina itu kok jadi rebutan banyak orang, yang menyebabkan apa ya?        Orang sedunia semua ingin memiliki.
Karena subur dan makmur itu, rupanya.         Kalau daerah seperti Gunung Kidul situ situ, didiamkan saja.   Mana cerita Bedha Wonosari?

Padahal putrinya cantik-cantik ya?
O Allah, yang dipikir hanya perempuan saja.       Ya, kesana, rebutlah dahulu, salah satu.        E, dua, saya agar kebagian.
LES20    CONTENTS